Sharing Session Basic Mentality Bersama Yayasan Karya Bakti Nojorono

UMK- Universitas Muria Kudus (UMK) mengadakan knowledge sharing basic mentality atau pelatihan mentalitas dasar bersama Yayasan Karya Bakti Nojorono yang dilaksanakan Kamis, (14/07/2022) di gedung J UMK R.Seminar lt.5. Tujuan diadakannya kegiatan ini yakni melatih sikap mental yang mendasari dalam melaksanakan tugas,karya dan kegiatan rutin universitas. Yayasan Karya Bakti Nojorono (YKBN) pada kesempatan ini juga memiliki misi untuk terlibat dalam berbagi living values dan lifeskills kepada masyarakat, komunitas dan lingkungan secara luas. Peserta pelatihan mentalitas dasar ini meliputi seluruh pimpinan fakultas,unit,badan, dan lembaga yang berada di lingkup Universitas Muria Kudus.

Kegiatan ini mendatangkan narasumber Ronald Supriyadi yang merupakan tim GHR Division Head PT Nojorono Tobacco International. Dalam materinya, Ronald Supriyadi yang akrab dipanggil Roni ini menjelaskan, sebagai seorang pribadi apalagi pimpinan harus memiliki mentalitas dasar dengan fokus pada beberapa hal. Fokus mentalitas dasar tersebut diantaranya adalah fokus pada pelanggan, fokus Plan-Do-Check-Act (PDCA), fokus pada fakta & data, fokus pada kerjasama serta terakhir fokus pada Kenggulan. Melalui sharing session ini diharapkan dapat menciptakan sinergi antara dunia pendidikan dan industri agar dapat selalu bersemangat dan memiliki motivasi yang kuat untuk berusaha memberikan hasil yang terbaik dengan menunjang kualitas pendidikan di Indonesia khususnya Universitas Muria Kudus. "Kelima mentalitas dasar ini apabila dimiliki oleh kita semua sebagai salah satu habbit tentunya akan menjadi pribadi sukses yang lebih baik", ucapnya.

Roni menyebutkan, kesuksesan dapat diraih melalui ambisi dan prestatif, namun dengan melalui prestatif kesuksesan seseorang akan lebih memiliki ketahanan / suistance karena berasal dari keinginan dari dalam diri seseorang (internal driver). Sedangkan sukses melalui sebuah ambisi memiliki kecenderungan mendapatkan trigger dari luar atau eksternal. "Kesuksesan yang berasal dari prestatif memiliki dorongan dari dalam diri sendiri atau internal driver sehingga lebih suistance, sedangkan kesuksesan melalu ambisi biasanya mendapatkan dorongan dari luar atau eksternal seperti akan dijanjikan hadiah atau iming-iming, sehingga proses " jelasnya. Jadi yang disebut dari kelima basic mentality yang dijelaskan oleh Roni adalah bagaimana kita mendrive diri kita khususnya para pimpinan harus menjadi role model kepada anak didik, bahwa outcome yang kita mau sampaikan kepada lingkungan adalah anda bukan dibentuk oleh lingkungan namun anda dibentuk oleh kemauan personal internal yang lebih baik.

Rektor Universitas Muria Kudus Prof. Dr. Ir. Darsono M.Si. yang membuka acara training ini mengapresiasi sebesar-besarnya atas diberi kepercayaan dari PT Nojorono Tobacco International dalam menyelenggarakan pelatihan mentalitas dasar kepada civitas Universitas Muria Kudus."Pelatihan ini dapat menjadi trigger sumber daya manusia yang ada di Universitas Muria Kudus dan menjadi modal utama bagi kita",ucapnya. Pelatihan ini merupakan training pertama, dimana kedepan akan ada beberapa tahapan pelatihan guna membangun SDM yang ada di Universitas Muria Kudus yang lebih baik."Ini bukan yang terakhir namun ini adalah awalan yang diharapkan ada tindak lanjut hal-hal yang sifatnya action sehingga akan membawa manfaat dan maslahat bagi Universitas Muria Kudus",.tutupnya.

Universitas Muria Kudus bersama YKBN dengan diadakannya sharing session ini merupakan upaya bersama dalam rangka meningkatkan kualitas sumber daya manusia, membangun karakter insan indonesia melalui dunia pendidikan sehingga lulusan dari UMK nantinya dapat menjadi pribadi-pribadi yang prestatif dan mampu beradaptasi serta sukses berkontribusi di dalam dunia kerja dan masyarakat luas. (Humas-Linfokom)